Sambut Arus Mudik, Pemkab Rembang Kebut Perbaikan Jalan

BERITA REMBANG, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten Rembang mengebut perbaikan infrastruktur jalan untuk menyambut arus mudik lebaran tahun 2022. Harapannya, bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang mudik.

 

Sambut Arus Mudik, Pemkab Rembang Kebut Perbaikan Jalan

 

Rembang (bahasa Jawa: ꦉꦩ꧀ꦧꦁ) adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Ibu kotanya adalah Rembang. Kabupaten ini berbatasan dengan Teluk Rembang (Laut Jawa) di utara, Kabupaten Tuban (Jawa Timur) di timur, Kabupaten Blora di selatan, serta Kabupaten Pati di barat.

 

Makam pahlawan pergerakan emansipasi wanita Indonesia, R. A. Kartini, terdapat di Kabupaten Rembang, yakni di Desa Bulu yang masuk ke jalur Rembang-Blora (Mantingan).

 

Kabupaten Rembang terletak di ujung timur laut Provinsi Jawa Tengah dan dilalui Jalan Pantai Utara Jawa (Jalur Pantura), terletak pada garis koordinat 111° 00′ – 111° 30′ Bujur Timur dan 6° 30′ – 7° 6′ Lintang Selatan. Laut Jawa terletak di sebelah utaranya, secara umum kondisi tanahnya berdataran rendah dengan ketinggian wilayah maksimum kurang lebih 70 meter di atas permukaan air laut. Adapun batas- batasnya antara lain:

 

Bupati Rembang, H. Abdul Hafidz mengatakan perbaikan ruas-ruas jalan utama yang dilakukan telah hampir selesai. Sejumlah titik lubang telah ditambal dengan hotmix oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR).

 

“Secara umum jalan-jalan kabupaten sudah hampir selesai 90 persen,” ucap Bupati Hafidz di Balai Kartini Rembang, Selasa (26/4).

 

Pemkab Rembang Bakal Lebarkan Jalan Desa Turusgede-Pasar Banggi

 

7 Fakta Unik Seputar Mudik Lebaran

 

Bupati Hafidz menjelaskan, perbaikan jalan utama tersebut telah dikebut sekitar 2 minggu terakhir ini. Menurutnya, ruas-ruas jalan yang sedang diperbaiki tersebut kemungkinan besar akan dilalui oleh para pemudik, baik yang melintas atau pun warga asal daerah setempat.

 

“Mulai Celangapan-Pamotan, Sedan sampai Sarang, kemudian Pamotan-Gunem, Banyurip sampai Sulang, kemudian Sumber sampai Kaliori,” terangnya.

 

Diharapkan dengan adanya perbaikan ruas jalan tersebut, tidak akan menimbulkan titik-titik kemacetan di ruas jalan lainnya.

 

“Ya memang masih ada kendala di jalan antar desa, yang penting jalan utamanya ini sudah terurai, jadi tidak ada kemacetan,” tuturnya.

 

Sehingga, perbaikan jalan yang terus dikebut selama 2 minggu belakangan ini mengindikasikan pihaknya siap menyambut para pemudik yang akan melewati wilayahnya. (Lingkar Network | R. Teguh Wibowo – Koran Lingkar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *